|
Adakah
Pacaran Islami?
Ada
lagi pemuda-pemudi aktivis organisasi Islam—yang katanya punya semangat terhadap
Islam—disebabkan dangkalnya ilmu syar’i yang mereka miliki dan terpengaruh
dengan budaya Barat yang sudah berkembang, mereka memunculkan istilah “pacaran
islami” dalam pergaulan mereka. Mereka hendak tampil beda dengan pacaran-pacaran
orang awam. Tidak ada saling sentuhan, tidak ada pegang-pegangan. Masing-masing
menjaga diri. Kalaupun saling berbincang dan bertemu, yang menjadi pembicaraan
hanyalah tentang Islam, tentang dakwah, saling mengingatkan untuk beramal, dan
berdzikir kepada Alloh سبحانه و تعالى serta mengingatkan tentang akhirat, surga, dan neraka. Begitulah
katanya!
Ketahuilah,
pacaran yang diembel-embeli Islam ala mereka tak ubahnya omong kosong belaka.
Itu hanyalah makar iblis untuk menjerumuskan orang ke dalam neraka. Adakah
mereka dapat menjaga pandangan mata dari melihat yang haram sedangkan memandang
wanita ajnabiyyah atau laki-laki ajnabi termasuk perbuatan yang
diharamkan?! Camkanlah firman Alloh عزّوجلّ:
قُل
لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ
أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ. وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ
يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ
Katakanlah
(wahai Muhammad) kepada laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan
sebagian pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka, yang demikian itu
lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka
perbuat.” Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: “Hen-daklah mereka
menahan sebagian pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka” ....
(Q.S. an-Nur [24]: 30-31)
Tidak
tahukah mereka bahwa wanita merupakan fitnah yang terbesar bagi laki-laki?
Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda:
مَا
تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلىَ الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Tidaklah
aku tinggalkan sepeninggalku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada
fitnahnya wanita.” (HR. al-Bukhori: 5096)
|
0 komentar:
Posting Komentar